Senin, 14 Mei 2012

Diabetes / Kencing Manis

Air seni penderita penyakit ini mengandung gula (glukosa) dan darahnya mengandung gula dalam jumlah yang lebih banyak dari normal. Terutama kira-kira 1 jam setelah makan. Penyakit ini tidak menular tetapi dapat turun temurun, umumnya timbul pada usia 40 tahun ke atas, tetapi karena pengaruh lingkungan dan gaya hidup yang buruk pada usia muda pun sering dijumpai penderita kencing manis.
Pada orang sehat glukosa dalam darah diubah menjadi glikogen (semacam gula yang lebih padat dari glukosa). Pembentukan glukosa menjadi glikogen akan dapat berjalan dengan lancar, jika dalam tubuh terdapat zat insulin dalam jumlah yang cukup. Zat insulin ini berasal dari kelenjar pancreas. Pada penderita diabetes jumlah insulin tidak mencukupi kebutuhannya, sehingga glukosa dalam darah menjadi lebih tinggi dari normal.
Adapaun penyebab ketidak cukupan insulin secara garis besar ada dua; pertama karena kelenjar pancreas si penderita mengalami kerusakan dan penyakit diabetes karena kerusakan pancreas ini disebut diabetes tipe I; kedua pancreas si penderita tidak mengalami kerusakan tetapi sipenderita terlalu banyak mengkonsumsi gula dan karbohidrat sehingga insulin yang diproduksi pancreas tidak mencukupi keperluan tubuhnya, diabetes ini disebut diabetes tipe II.
Pada permulaan sakit diabetes penderita tidak merasakan apa-apa bahkan suka sekali makan dan minum, tetapi lama kelamaan badannya menjadi kurus dan lemah. Jika kadar glukosa dalam darah agak tinggi kulitnya merasa gatal, sering berbisul-bisul, dan jika terluka sukar sekali sembuhnya. Selain itu kaki terasa lemah, sering pegal dan linu seperti sakit reumatik. Penyakit diabetes dapat merusak mata, dan pembuluh darah terutama pembuluh darah dari jantung, dapat menyebabkan kemandulan, pada wanita dapat menyebabkan gugurnya kandungan. Penyakit, TBC paru-paru, tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan sakit lever menjadi makin hebat jika bersamaan dengan aktifnya penyakit diabetes.
Penderita diabetes tidak perlu banyak beristirahat, malahan semestinya bekerja seperti biasa, olah raga ringan dan jalan pagi juga dianjurkan, karena dengan pergerakan fisik otot-otot menghabiskan banyak glukosa sehingga kadar glukosa dalam darah dapat menurun.
Bagi penderita diabetes dewasa dapat dipakai pedoman susunan makanan sebagai berikut:
Makan Pagi:
Kentang rebus            100 gr atau roti  50 gr
Telur ayam      1 butir
Tomat              25 gr
Pepaya            50 gr
Sedikit Mentega

Makan Siang
Nasi                 100 gr, atau kentang rebus  200 gr
Sayur bayam   200 gr
Daging sapi rebus       50 gr
Telur bebek     1 butir
Tempe rebus  60 gr, atau tempe goreng      50 gr
Tahu rebus      100 gr, atau tahu goreng       50 gr
Sedikit mentega…………
Pepaya                        150 gr



Makan malam
Seperti makan siang tetapi pepaya diganti pisang 200 gr
Saran penggunaan propolis diamond (PD)
Lihat baris nomor 6 pada tabel praktis penanganan penyakit  dengan PROPOLIS DIAMOND
Anjuran tambahan
Diusahakan senantiasa mengkonsumsi sayuran sebanyak-banyaknya. Dan bagi yang kelebihan berat badan diusahakan untuk menurunkan berat badan.
Pantangan
Penderita harus membatasi semua makanan yang bergula, semua makanan yang mengandung pati, tepung atau karbohidrat. Diluar jam makan penderita dilarang makan kue-kue, kacang goreng, emping melinjo, manisan dan sebagainya
Resep alternatif 1
1.   Bidara upas, kira-kira sebesar jari diparut halus, lalu diseduh dengan air panas 1 gelas, setelah disaring diminum 2 kali sehari 1 gelas.
2.   Biji dari buah juwet (jamblang) yang sudah kering 15 butir ditumbuk halus, daun meniran 1 sendok teh, direbus dengan air 2 gelas, 15 menit lamanya, lalu diminumkan untuk 1 hari. Jamu tidak perlu disaring, biji juwetnya bisa dimakan  sekaligus.
3.   Daun tapak dara yang segar 20 -25 helai dengan biji petai cina 1 sendok makan direbus dengan air 1 gelas selama 10 menit lalu diminum 2 kali sehari 1 gelas.
4.   Biji dari pohon mahoni dikeringkan, lalu ditumbuk halus. Kira-kira 1 sendok teh dari serbuk ini diseduh dengan air panas 1 cangkir, dan diberikan 3 kali sehari 1 cangkir.
Resep alternatif 2 (Bapak S Chander)
5.   Masak nasi dengan cara mambuang air tajinnya setelah mendidih, diganti air yang baru, dilakukan dua kali. Yang ketiga baru dibiarkan masak. Nasi yang dimasak seperti ini boleh dimakan banyak.
6.   Minum rebusan air sirih 10 lembar yang dimasak dengan air 2 gelas sampai menjadi 1 gelas, 1 kali sehari (untuk 3 hari saja) setelah itu cek kadar gula darahnya.
7.   Makan makanan yang mengandung chromium picolinate yang dapat menurunkan gula darah, biasa diperoleh dari: Keju, Kentang, Kedelai, Kacang tanah, Kuning telor, Kayu manis, Buncis, dan jagung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar